Saya mohon penjelasan mengenai :
1. Silsilah Nabi Muhammad saw
2. Mengapa kita harus selalu bersaksi bahwa Tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adlh utusan Allah ?,kalo kita yakin & percaya, maka hal itu tdk perlu sll diucapkan kan?krn dgn sendirinya Allah akan tau.
3. Apa isi ka’bah?? Kenapa naik haji merupakan slh satu rukun islam?, sbgmn diketahui bahwa islam mengharamkan menyembah patung atau bentuk2/bangunan2 selain Allah?
Besar harapan saya agar Bpk mau merespon dan menjawab pertanyaan saya, atas perhatianya saya ucapkan terima kasih.
By: Merly on Desember 18, 2008
at 2:23 am
Jawaban
Silsilah Nabi Muhammad SAW
Ada 2 pemahaman yang bisa saya tangkap dari istilah silsilah Nabi Muhammad SAW. Pertama berarti nasabnya dan kedua berarti keturunannya.
Pertama: Nasab Rasulullah SAW
Nasab Rasulullah SAW yang disepakati oleh ahli sirah dan hadis adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthallib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qusay bin Kalab bin Marrah bin Ka’ab bin Lu’ay bin Ghalib bin Fahr bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nazar bin Ma’adz bin Adnan. Dalam tarikh Ibnu Hisyam dikatakan bahwa Kakek kedelapan dari Adnan adalah Nabi Ibrahim AS. (Lih. Nûr Al-Yaqîn fî Sîrah Sayyid Al-Mursalîn karangan Syeikh Muhammad Al-Khudhori, Darul Hadis, Kairo, Cet. II 1992 M, hal. 18-21)
Kedua: Keturunan Rasulullah SAW
Rasulullah SAW hanya meninggalkan seorang putri yang bernama Fatimah. Dikemudian hari, Fatimah berjodoh dengan Ali bin Abi Thalib. Dari pasangan inilah lahir cucu Rasulullah SAW tercinta, Hasan dan Husein.
Terjadi tragedi sangat miris diakhir kekhalifahan Ali bin Abi Thalib yang kemudian digantikan oleh Muawiyah bin Abi Sufyan. Banyak konflik kepentingan politik, yang berimbas pada usaha pembunuhan keturunan Ali bin Abi Thalib, Hasan dan Husein. Saya belum banyak menelaah perihal keturunan Hasan dan Husein ini, tetapi dikatakan bahwa untuk mempertahankan keturunannya, kedua cucu Rasulullah ini sempat beberapa kali menikah dan meninggalkan banyak keturunan.
Konflik kepentingan politik ini juga memunculkan perpecahan dalam tubuh umat Islam. Ada tiga kelompok yang dikenal saat itu, Syiah, Khawarij, dan Murjiah.
Keyakinan Bersanding dengan Amal Perbuatan
Pernah suatu saat Rasulullah SAW duduk bersama sahabat-sahabatnya. Kemudian datang seorang laki-laki yang berpenampilan bersih (dia adalah Jibril yang turun dalam bentuk manusia). Kemudian laki-laki itu bertanya, “Apakah Islam itu?”. Rasulullah SAW menjawab: “Anda bersyahadat bahwa tiada tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah Rasulullah, anda menegakkan salat, berpuasa, berzakat dan berhaji bagi yang mampu (bekal dan) perjalanannya”. Jawaban ini sangat simpel, mudah dipahami, dan bersifat dzahir sehingga mudah pelaksanaannya.
Kemudian laki-laki itu bertanya lagi, “Apakah Iman itu?”. Rasulullah SAW menjawab:“Anda beriman kepada Allah, Malaikat-malaikatnya, Kitab-kitabnya, Rasul-rasulnya, Hari Akhir, dan beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk”.Jawaban ini simpel, mudah dipahami, tetapi bersifat batin sehingga kita akan bingung aplikasi dalam keseharian kita. (Lih. Arbain Nawawi)
Tetapi tidak berhenti disini, banyak hadis lainnya yang menjelaskan tentang dampak iman terhadap kehidupan sehari-hari. Sebagai contohnya, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa beriman pada Allah dan Hari Akhir, maka dia akan berkata yang baik atau diam; dan barang siapa beriman pada Allah dan Hari Akhir, maka dia akan memuliakan tetangganya; dan barang siapa beriman pada Allah dan Hari Akhir, maka dia akan memuliakan tamunya.” Sangat jelas bahwa Keyakinan harus terbukti dalam amal.
Islam adalah agama yang adil. Yang keadilannya tampak dalam keseimbangan ajarannya. Seimbang antara Iman dan Islam, seimbang antara keyakinan dan perbuatan, serta seimbang dalam nilai dan simbol. Allah SWT berfirman: “Dan demikian kami jadikan kamu sekalian umat yang adil dan pilihan (ummatan wasatha)” (QS Al-Baqarah: 143).
Berkenaan dengan syahadat, bagaimana kita bisa mengetahui keislaman seseorang kalau tidak ada simbol yang mengawali keislamannya? Agama ini disempurnakan oleh Allah untuk kebaikan seluruh manusia. Maka untuk mengawalinya diberikan cara yang mudah dan dapat dipahami oleh indera manusia. Ya, hanya dengan bersyahadat. Allah berfirman:“Pada hari ini aku sempurnakan untukmu agamamu” (QS. Al-Maidah: 3)
Ka’bah dan Paganisme
Kalau anda membaca novel filsafat yang berjudul “Dunia Sophie”, disana dijelaskan bahwa ada dua ras besar di dunia ini. Pertama ras bangsa Semit yang merupakan keturunan Nabi Ibrahim. Agama ras ini dikenal dengan nama agama samawi, yakni Yahudi (Musa AS), Nasrani/ Kristen (Isa AS), dan Islam (Muhammad SAW). Keyakinan bangsa ini memiliki sudut pertemuan: mempercayai satu tuhan; memiliki kitab yang dibaca dengan suara yang dikeraskan; tidak memvisualisasikan tuhannya, baik berbentuk patung maupun gambar (visualisasi dalam agama nasrani terhadap yesus dikarenakan pengaruh yunani); dll.
Kedua adalah ras indo-eropa. Ras ini memiliki ciri-ciri: memiliki banyak tuhan/ dewa; memiliki mitos; memvisualisasikan tuhan, baik dengan patung maupun gambar, dll. Penyebaran ras ini mulai dari sebagian daerah Eropa turun ke Persia/ Iran (yang dulu dikenal dengan agama Zoroasternya), India, dst. Untuk lebih dalam bisa anda baca di buku Dunia Sophie karya Jostein Gaarder.
Dari sini bisa diambil kesimpulan bahwa ritual ibadah haji umat Islam sangat jauh berbeda dengan paganisme yang dulu berkembang dikalangan indo-eropa. Sedangkan menyangkut hikmah ibadah haji dan simbolisasi ibadah dalam Islam mungkin bisa dibahas pada lain kesempatan. Atau jika memungkinkan anda bisa membaca buku ESQ karangan Ary Ginanjar Agustian yang saya lihat (secara global) banyak membahas hikmah rukun islam dan implikasinya terhadap psikologi, termasuk didalamnya mengenai ibadah haji. Wallahu A’lam bish Showwab…
Mohon doanya, kurang dari satu bulan lagi saya akan mengikuti ujian termin 1, tingkat IV, Fak. Aqidah dan Filsafat, Univ. Al-Azhar. Semoga dimudahkan oleh Allah SWT sehingga bisa lebih cepat menyambangi negeri tercinta Indonesia.


terima kasih
Oleh: wawan on September 29, 2009
at 1:50 pm